Image Hosted by ImageShack.us

Thursday, July 28, 2005

Wanita Suci...
Untukmu izinkan, kugoreskan pena, merangkai
kata demi kata khusus untuk dirimu. Mungkin aku
memang tak romantis, tapi apa peduliku, kau tak
mengenalku dan memang tak perlu mengenalku.
Tapi... tahukah engkau? Dalam setiap jarak yang
tercipta, ada letup kerinduan yang membuncah.
Kerinduan akan sentuhan cinta yang kian menipis
dalam kehidupan hari ini.kerinduan akan 'perhiasan
terindah' di tengah semakin rendahnya harga diri
dan kemuliaan kaum yang menjadi tiang negara.

Wanita Suci...
Kau terindah di antara bunga yang pernah aku
temui. Kau teranggun di antara dewi yang pernah
aku jumpai. Begitu indah kau tercipta sebagai
hawa. Begitu anggun kau terlahir bagi adam.
Tapi... bagiku kau bukan bunga, tak mampu aku
samakanmu dengan bungabunga yang terindah
dan terharum sekalipun. Bagiku manusia adalah
makhluk tersempurna dan tertinggi. Namun dirimu
adalah yang tersempurna, tertinggi dan terindah
karenanya tak membutuhkan persamaan.

Wanita Suci...
Tahukah engkau? Dalam setiap lirikan yang
tertatap, ada binarnya yang membekas dan
menggoreskan keinginan. Karenanya, jangan
pernah kau biarkan aku menatapmu penuh, sebab
itu akan membuatku selalu mengingatmu. Berarti
memenuhi otakku dengan inginkanmu meski
hanya bayang. Berimbas pada tersusunnya
gambarmu dalam tiap dinding anganku.
Menjadikanku berhasrat sepenuh hati, sepenuh
jiwa, sesemangat mentari. Kasihan bayangmu jika
harus hadir dalam khayalku yang masih penuh
dengan lumpur, dirimu terlalu suci, terlalu mulia.

Wanita Suci...
Dalam setiap senyummu yang terkembang, ada
jejaknya yang senantiasa melintas di pikiran.
Maka, jangan pernah kau tatapku penuh, bahkan
kau tak perlu lirikkan matamu untuk melihatku.
Bukan karena aku bertampang macho seperti
Zorro, atau memiliki tubuh seprti Rambo. Juga
bukan karena aku terlalu indah, sama sekali
bukan. Tapi karena aku seorang manipulator. Aku
biasa memakaikan topeng keindahan pada wajah
burukku, mengenakan pakaian sutra emas, meski
diriku lebih kotor dari kubangan lumpur. Kau
memang mulia, tapi masih sangat mungkin kau
termanipulasi karena kau toh hanya manusia,
hanya wanita biasa, meskipun kau wanita suci.




10:28 AM
Alhamdulillah

Wednesday, July 27, 2005

-=Jangan Berputus Asa=-

Jika kau merasa lelah dan tak
berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia..
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.
Allah SWT sudah menghitung air matamu.
Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja. Allah SWT sedang menunggu bersamamu.
Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi.. Allah SWT sudah punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan.
Allah SWT dapat menenangkanmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon.
Allah SWT selalu berada disampingmu.
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang..
Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.
Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang,namun kau tahu cintamu tak terbalas. Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu dan Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu.
Ketika kau merasa telah dikhianati dan dikecewakan. Allah SWT dapat menyembuhkan lukamu dan membuatmu tersenyum.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak- jejak harapan. Allah SWT sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur.
Allah SWT telah memberkahimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.
Allah SWT telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi. Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap. Allah SWT tahu....




8:22 AM
Alhamdulillah

Monday, July 25, 2005

-=Dunia adalah ladangnya akhirat=-

Pertama-tama adalah mesti engkau sadari, bahwa sesungguhnya aku tak akan menilai kecantikan wajahmu dibalik jilbab yang engkau kenakan, serta harta yang kau miliki sebagai daya tarik untuk menikahimu. Tapi kecantikan hati, perilaku, serta ketaatanmu kepada Dienul
Islam itu yang utama. Memang hal ini sangat musykil di zaman yang telah penuh dengan noda-noda hitam akibat perbuatan manusia, sehingga wanita-wanitanya sudah tidak malu lagi untuk menjual kecantikannya dan
berlomba-lomba memperlihatkan aurat dengan sebebas-bebasnya demi memuaskan hawa nafsu jahatnya. Namun itulah yang diajarkan Rasulullah SAW, kepada kita melalui haditsnya :
Janganlah engkau peristrikan wanita karena hartanya, sebab hartanya itu menyebabkan mereka sombong. Dan jangan pula kamu peristrikan wanita karena kecantikannya, karena boleh jadi kecantikannya itu dapat menghinakan dan merendahkan martabat mereka sendiri. Namun peristrikan wanita atas dasar Diennya. Sesungguhnya budak hitam legam kulitnya tetapi Dienya lebih baik, lebih patut kamu peristrikan . (HR. Bukhori) Dan Allah pun tak akan melihat kebagusan wajah dan bentuk jasadmu. Tapi Dia menilai hati dan amal yang kau lakukan. Hendaknya engkau yakin bahwa wanita-wanita salafusshaleh adalah panutanmu, yang telah mendapat bimbingan dari nabi Muhammad SAW.
Contohlah Ummu Khomsa yang tersenyum
gembira mendengar anak-anaknya gugur dalam medan pertempuran. Tentunya engkau heran, mengapa seorang ibu seperti itu ? jawabnya adalah karena ia yakin bahwa jannah telah menanti anaknya di akhirat, sedangkan engkau tahu, tak seorangpun yang tidak menginginkan akhir hidup di tempat yang penuh kenikmatan itu. Katakanlah kepada
anak-anakmu kelak :
janganlah engkau bimbang dan ragu wahai anakku, kalau kamu syahid daripada sibuk mengumpulkan hartadan memburu pangkat. Maka kalau kamu ingin termasuk ke dalam golongan-golongan pejuang ISLAM yang benar-benar memperjuangkan hak Allah dan Rasul-Nya. Serahkan dirimu dan ketaqwaan yang kuat dan tanamkan pula dalam hatimu iman serta keinginan untuk menemuin-Nya secara syahid. Bayangkanlah bahwa jannah sedang menanti, bersama para bidadari yang sedang berhias menanti kekasih-kekasihnya, yaitu kamu sendiri. Seperti Firman Allah :
Dan didalam Jannah itu ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik(QS 56 : 22-23) Ajarkanlah pada anak-anak kita kelak, bahwa hidup dalam ISLAM tidak berarti mencari
kenikmatan semu di dunia ini sehingga mereka bersenang-senang didalamnya dan lupa akan Akhirat. Padahal Rasulullah mengajarkan Addunya mazraatul akhiroh (Dunia adalah ladangnya akhirat). Jadi dunia bukan tujuan akhir, tapi hanya sekedar jembatan untuk menuju kehidupan akhirat yang lebih baik dan kekal sehingga mereka mengerti bahwa mencari keridhoan Allah berarti pengorbanan yang terus menerus, Seperti Firman-Nya :Dan diantara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhoan Allah dan Allah maha penyantun kepada hamba-hambanya.QS. Al Baqarah : 207. Akhirnya merekapun tahu bahwa jalan yang mereka pilih itu tidak menjanjikan harta di dunia ini yang banyak, rumah mewah, kendaraan yang banyak, atau kasur-kasur yang empuk, pangkat dan wanita, tapi jalan mereka semua adalah jalan yang penuh dengan duri-duri cobaan serta seribu datu macam tantangan. Karena Allah tidak akan memberi Jannah kepada kita dengan harga yang murah. Berdoalah kepada-Nya agar engkau lahirkan kelak dari rahimmu seorang anak pewaris perjuangan nabi-nabi- Nya yang senantiasa mereka mendoakan kita. Didiklah mereka agar taat dan berbuat baik kepada kita serta tidak menyekutukan Allah, seperti yang diwasiatkan Luqman kepada anak-anaknya (31:31). Fahamkan mereka bahwa pewaris perjuangan Rasul dan Nabi bukanlah berarti mereka hanya menjadi pejuang di medan jihad, tapi juga seorang abid (zuhud) di malam hari.




8:14 AM
Alhamdulillah


CINTA, KERINDUAN, KEREDAAN

Cintakan kekasih hanya sementara,

Cintakan dunia tidak membawa ke mana,
Cintakan ibu membawa ke syurga,
Cintakan Allah kekal selamanya.

Cinta, kerinduan, dan keredaan, merupakan tiga
perkara yang saling berkaitan antara kehidupan di
dunia dengan akhirat. Cinta bagaikan sebatang
pokok yang cantik, akarnya kukuh, cabang-
cabangnya menjulang ke langit, buahnya
menghiasi hati dan menjernihkan jiwa. Tanpa cinta
(mahabbah) kehidupan manusia akan kaku
membeku.

Pelbagai rentetan peristiwa dan dugaan terpaksa
diharungi oleh hamba-Nya untuk meneruskan
kehidupan. Malah apabila wujud kesenangan,
manusia terlupa untuk bersyukur kepada-Nya, dan
apabila didatangi kesusahan pula, manusia sibuk
mencari sejadah; bersujud, dan menangis
memohon keampunan dan melafazkan pelbagai
doa bagi menggembirakan hati.

Mengapakah Allah s.w.t. sering menduga hamba-
Nya? Mungkinkah selama ini hamba-Nya itu terlalu
menjauhkan diri daripada-Nya atau
berkemungkinan hamba-Nya itu leka dan lalai
dengan aktiviti rutin seperti kesibukan bekerja
tanpa menghiraukan wujudnya Allah s.w.t. Kita
yakin wujudnya Allah s.w.t., tetapi masih
melakukan kesalahan seolah-olah tidak meyakini
bahawa Allah s.w.t. melihat akan segala perbuatan
kita.

Begitulah, betapa sayangnya Allah s.w.t. kepada
hambanya, tetapi hamba-Nya sedikit pun tidak
menggunakan hati, lidah dan bibir yang manis
untuk bersyukur kepada-Nya.

Cinta Allah s.w.t. kepada hamba-Nya dengan
memberikan pelbagai cubaan dan dugaan kepada
manusia. Jika hamba-Nya bersabar, maka Allah
s.w.t. akan memilihnya antara manusia yang
bertuah. Dan jika dia reda, Allah akan menjadikan
dia sebagai pilihan-Nya. Begitulah, betapa
sukarnya untuk menjadi hamba yang dicintai Allah
azzawajjala.


Situasi antara mencintai makhluk dengan
mencintai Allah s.w.t. amat berbeza sekali. Cinta
sesama manusia hanya datang dan pergi dengan
sekilas pandangan. Kadangkala kita terlupa tujuan
sebenar kehidupan di dunia ini.

Adakah segala-galanya yang kita lakukan di dunia
ini semata-mata untuk Allah s.w.t., atau hanya
ingin mencari keredaan-Nya. Itu bergantung
kepada persepsi kita yang hidup di muka bumi ini.
Manusia perlu mengingati bahawa setiap musibah
yang datang, kerana Allah s.w.t. menyayangi kita
sebagai hamba-Nya dan jadikanlah ia sebagai satu
latihan yang dapat mendewasakan kita dalam
mengharungi kehidupan di dunia ini.

Hamba-Nya yang sering memperbaiki diri daripada
kesalahan akan sentiasa cuba menunaikan hak-
hak Allah s.w.t. di muka bumi ini sehingga suatu
masa ia akan memperoleh cinta, kerinduan, dan
mendapat keredaan daripada Allah s.w.t.
Fikirkanlah sejenak betapa indahnya kehidupan di
dunia ini jika manusia mengikut aturan-aturan
Islam dan mengakui sepenuh hati dalam mencintai
Ilahi.

Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud:
Dan ingatlah akan hari (yang pada waktu itu) Allah
mengumpulkan mereka, (mereka merasa pada hari
itu) seakan-akan mereka tidak pernah tinggal (di
dunia) hanya sesaat saja pada siang (pada waktu
itu) mereka saling mengenali. Sesungguhnya
rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan
mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat
petunjuk. (Surah Yunus: 45)

Oleh hal yang demikian itu, singkapkanlah rupa
peribadi kita yang sebenar kerana matahari pun
tidak mudah baginya mengejar bulan, dan malam
pula tidak dapat mendahului siang, apatah lagi kita
sebagai hamba-Nya haruslah mengambil peluang
selagi masih bernyawa dalam mencari cinta yang
sebenar. Carilah cinta yang sebenar sehingga
masuk ke dalam lukah cinta-Nya.




7:44 AM
Alhamdulillah

Sunday, July 24, 2005

Jika kamu memancing ikan.... setelah ikan itu
terlekat dimata kail hendaklah kamu mengambil
terus ikan itu.... janganlah sesekali kamu lepaskan
ia semula ke dalam air begitu sahaja.... kerana ia
akan sakit oleh kerana bisanya ketajaman mata
kailmu dan mungkin akan menderita selagi ia
masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak
pengharapan kepada seseorang... setelah ia mula
menyayangimu hendaklah kamu menjaga
hatinya.... janganlah sesekali kamu terus
meninggalkannya begitu sahaja.... kerana dia akan
terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin
tidak dapat melupakan segalanya selagi dia
mengingatimu....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan
terlalu mengharap pada takungannya dan
janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah
sekadar keperluanmu....Apabila sekali ia retak....
tentu sukar untuk kamu menampalnya semula....
akhirnya ia dibuang....
sedangkan jika kamu cuba membaikinya mungkin
ia masih boleh digunakan lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang
terimalah seadanya....Janganlah kamu terlalu
mengaguminya dan janganlah kamu
menganggapnya begitu istimewa.... anggaplah dia
manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan
kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk
menerimanya.... Akhirnya kamu kecewa dan
meninggalkannya. Sedangkan jika kamu
memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan
berterusan hingga keakhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi... yang
kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan.
Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, cuba
mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin
mengejar kelazatan.Kelak, nasi itu akan basi dan
kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan
menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan
seorang insan... yang kamu pasti membawa
kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu.
Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, cuba
membandingkannya dengan yang lain. Terlalu
mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu
kehilangannya dan kamu akan menyesal apabila
dia beralih arah.....





4:49 PM
Alhamdulillah

Saturday, July 02, 2005



.::Kecantikan Lelaki::.

Kecantikan seorang lelaki bukan kepada rupa fizikal tetapi pada murni rohani.
Lelaki yang
cantik, adalah:-

1)Lelaki yang mampu mengalirkan airmata untuk ingatan
2)Lelaki yang sedia menerima segala teguran
3)Lelaki yang memberi madu,setelah menerima racun
4)Lelaki yang tenang dan lapang dada
5)Lelaki yang baik sangka
6)Lelaki yang tak pernah putus asa

Kecantikkan lelaki berdiri di atas kemuliaan hati.Seluruh kecantikan yang ada pada Nabi
Muhammad S.A.W adalah kecantikan yang sempurna seorang lelaki.


.::Kegagahan Wanita::.

Kegagahan seorang wanita bukan kepada pejal otot badan,tetapi pada kekuatan perasaan.
Perempuan yang gagah,adalah:-

1)Perempuan yang tahan menerima sebuah kehilangan
2)Perempuan yang tidak takut pada kemiskinan
3)Perempuan yang tabah menangung kerinduan setelah ditinggalkan
4)Perempuan yang tidak meminta-minta agar di penuhi segala keinginan

Kegagahan perempuan berdiri di atas teguh iman. Seluruh kegagahan yang ada pada Sayidah
Khadijah R.A adalah kegagahan sempurna bagi seorang perempuan.




6:08 PM
Alhamdulillah